Berita  

Sekolah di New Delhi Kembali Mengadakan Pembelajaran Daring Karena Pandemi

New Delhi kembali menghadapi situasi yang membuat aktivitas warga terganggu. Ibu kota India itu diselimuti kabut beracun yang tebal, hingga sejumlah sekolah diminta menghentikan pembelajaran tatap muka dan beralih ke sistem daring. Kondisi ini menambah tekanan pada kota yang sudah lama bergulat dengan persoalan kualitas udara ekstrem.

Sekolah kembali ke kelas virtual

Keputusan untuk meliburkan sebagian sekolah dan memindahkan kegiatan belajar ke daring diambil saat polusi udara di New Delhi memburuk. Langkah ini menunjukkan bahwa masalah kabut beracun bukan lagi sekadar gangguan musiman, melainkan sudah masuk ke ranah keselamatan harian, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap paparan udara kotor.

New Delhi diselimuti kabut beracun

Dalam laporan yang dikutip pada 04 November 2023 pukul 13:00, New Delhi disebut berada dalam lapisan tebal kabut beracun. Situasi tersebut membuat langit kota tampak suram dan jarak pandang menurun, sementara warga harus berhadapan dengan udara yang jauh dari kondisi ideal. Kota ini bahkan kembali disebut sebagai salah satu wilayah dengan tingkat polusi terburuk di dunia.

Tekanan berulang bagi warga ibu kota India

Kondisi seperti ini bukan hal baru bagi New Delhi, namun setiap kali memburuk, dampaknya selalu terasa luas: sekolah terganggu, mobilitas warga terhambat, dan kekhawatiran soal kesehatan meningkat. Berdasarkan keterangan yang dimuat dalam laporan Reuters, AP Photo, CNBC Indonesia, langkah pembelajaran daring menjadi salah satu respons paling cepat untuk mengurangi risiko paparan polusi bagi pelajar.