Berita  

Korban Bilqis Cell Siap Laporkan Masalah Somasi yang Tidak Diindahkan ke Polres Pandeglang

PANDEGLANG – Upaya penyelesaian secara baik-baik yang ditempuh sejumlah korban yang mengaku dirugikan oleh Bilqis Cell tampaknya belum membuahkan hasil. Somasi yang telah dilayangkan kepada konter jasa servis handphone di Pandeglang, Banten itu disebut tidak direspons sebagaimana harapan para korban. Situasi ini membuat mereka bersiap membawa perkara tersebut ke jalur hukum.

Somasi Tidak Diindahkan, Korban Ambil Langkah Lanjut

Salah satu korban, Asep (28), warga Pagelaran, Pandeglang, mengaku kecewa karena pihak Bilqis Cell dinilai tidak menunjukkan itikad baik untuk mengganti kerugian para korban. Menurutnya, setelah somasi disampaikan, tidak ada penyelesaian yang memuaskan dari pihak terkait.

“Kita akan proses masalah ini lebih lanjut,” ujar Asep.

Ia menegaskan, sikap diam dari pihak Bilqis Cell justru memperkuat tekad para korban untuk melanjutkan langkah hukum. Asep mengatakan, laporan ke Polres Pandeglang akan menjadi tindak lanjut berikutnya setelah somasi tidak diindahkan.

Korban Siap Datangi Polres Pandeglang

Asep menyebut, pelaporan ke Polres Pandeglang akan dilakukan sebagai bentuk keseriusan para korban dalam mencari keadilan. Ia menilai proses ini perlu ditempuh agar persoalan yang mereka alami tidak berhenti hanya pada somasi.

“Atas respon terhadap somasi yang sudah dilayangkan kepada pihak Bilqis Cell, Asep akan melaporkan ke Polres Pandeglang untuk tindakan selanjutnya,” tambahnya.

Menurut Asep, dukungan terhadap para korban juga terus mengalir dari berbagai unsur, termasuk lembaga mahasiswa dan kepemudaan. Kehadiran mereka membuat para korban merasa tidak berjalan sendiri dalam menghadapi persoalan ini.

Dukungan Pendampingan dari Lembaga

“Terima kasih kepada berbagai lembaga mahasiswa dan kepemudaan yang akan membantu mendampingi para korban pada pelaporan besok,” ujar Asep.

Meski begitu, ia belum mau mengungkap nama lembaga-lembaga yang akan ikut mendampingi. Asep memilih menahannya hingga proses pelaporan dilakukan.

“Tunggu saja besok untuk melihat lembaga mana yang akan mendampingi kita sebagai kejutan,” tutup Asep sambil tertawa.