Jakarta — Tulisan opini Presiden terpilih Prabowo Subianto di majalah NewsWeek Amerika Serikat pada 12 Juni 2024 memicu tafsir yang beragam di ruang publik. Dalam artikel berjudul “Jalan ke Depan bagi Indonesia–Salah Satu Negara dengan Pertumbuhan Ekonomi Tercepat di Asia”, Prabowo memaparkan arah kebijakan yang akan ia dorong setelah resmi dilantik pada 20 Oktober mendatang.
Di tulisan itu, Prabowo menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Ia juga kembali menyoroti program makanan bergizi gratis untuk seluruh anak sekolah, yang menurutnya akan memberi dampak besar terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Program ini menjadi salah satu agenda yang paling sering ia ulang dalam berbagai kesempatan.
Tak Menyebut IKN, Muncul Beragam Tafsir
Namun, ada satu hal yang kemudian menjadi sorotan: Prabowo tidak menyinggung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan dalam tulisannya. Ketiadaan penyebutan itu sempat memunculkan anggapan bahwa ia tidak akan melanjutkan proyek tersebut setelah menjabat sebagai presiden.
Menanggapi hal itu, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menepis anggapan tersebut. Menurut Dasco, pembacaan semacam itu merupakan upaya menggiring opini yang tidak sesuai dengan sikap Prabowo sebenarnya. Ia menegaskan bahwa tidak disebutkannya IKN dalam tulisan di NewsWeek bukan berarti Prabowo menolak atau mengabaikan proyek tersebut.
Gerindra: Prabowo Akan Teruskan Agenda Jokowi
Dasco kembali menekankan bahwa Prabowo, setelah dilantik nanti, akan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan Presiden Jokowi, termasuk pembangunan IKN. Ia menyebut hal itu sudah disampaikan Prabowo dalam berbagai kesempatan, sehingga tidak ada alasan untuk menyimpulkan sebaliknya hanya dari satu tulisan opini.
Dengan penegasan ini, Gerindra berupaya meredam spekulasi yang berkembang di tengah publik. Bagi partai tersebut, pesan Prabowo justru konsisten: melanjutkan agenda yang sudah berjalan, sambil tetap menempatkan peningkatan kualitas hidup rakyat sebagai prioritas utama pemerintahan mendatang.
Source link


