Berita  

UBK dan PT. Mountrash Kolaborasi dalam Penanganan Sampah Berbasis Digital

JAKARTA, KABARDPR.COM- Universitas Bung Karno (UBK) mengambil langkah baru dalam penguatan edukasi lingkungan dengan menggandeng PT. Mountrash Avatar Indonesia, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang penanganan sampah berbasis digital. Kedua pihak resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama di Ruang Rektorat Universitas Bung Karno, menandai awal kolaborasi yang diarahkan pada pengabdian kepada masyarakat dan pengelolaan sampah yang lebih modern.

Kolaborasi kampus dan startup untuk isu sampah

Penandatanganan tersebut dihadiri jajaran UBK, di antaranya Rektor Dr. Didik Suhariyanto., S.H., M.H, Wakil Rektor I Dr. Ismail., S.H., M.H, Susanto Yogo Purnomo., S.E., M.Pd, Tarmudi, S.E, S.H., M.M selaku Kepala Biro Sekretariat Rektorat, Chrisbiantoro., S.H., LL.M selaku Kepala Bagian Inovasi, serta Utami Yustihasana Untoro., S.H., M.H selaku dosen pembina UMK Kesenian.

Dari pihak PT. Mountrash hadir Direktur Utama Gideon Wijaya Ketaren., S.Pt., M.H, Direktur Operasional Ali Sa’roni, S.IP, dan Puspasari selaku Manager Pengelolaan Bank Sampah. Kehadiran kedua belah pihak menunjukkan bahwa kerja sama ini tidak sekadar seremoni, tetapi diarahkan pada program yang menyentuh isu lingkungan secara langsung.

UBK dorong pengabdian masyarakat yang lebih terarah

Dalam sambutannya, Dr. Didik Suhariyanto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen UBK untuk hadir di tengah masyarakat melalui program pengabdian masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi dengan PT. Mountrash Avatar Indonesia dapat diperkuat, terutama dalam edukasi lingkungan dan pentingnya mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting bukan hanya dalam ruang akademik, tetapi juga dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap persoalan lingkungan yang semakin mendesak.

Mountrash siap dukung edukasi lingkungan berbasis digital

Sementara itu, Gideon Wijaya Ketaren menyampaikan bahwa PT. Mountrash Avatar Indonesia siap bekerja sama dengan civitas akademika UBK dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Sebagai startup yang fokus pada edukasi pelestarian lingkungan dan penanganan sampah, pihaknya menilai sinergi dengan kampus dapat memperluas dampak program yang dijalankan.

Ia menambahkan, perjanjian kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi ke depan, terutama dalam memperkenalkan pendekatan digital pada pengelolaan sampah dan mendorong partisipasi publik yang lebih luas.