Berita  

Usul Subardi agar BUMN Memberikan Diskon Perjalanan Mudik

Kenaikan jumlah pemudik pada Lebaran 2024 menjadi sorotan serius di DPR. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan ada 193,6 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik, atau naik 56,4 persen dibandingkan tahun 2023. Lonjakan itu membuat Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi, mendorong BUMN penyedia transportasi ikut memberi keringanan harga agar arus mudik berjalan lebih lancar dan terjangkau.

Subardi Minta BUMN Ikut Ringankan Beban Pemudik

Usulan itu disampaikan Subardi usai Rapat Dengar Pendapat Komisi VI dengan BUMN bidang transportasi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/4/2024). Menurut dia, di tengah besarnya pergerakan masyarakat, perusahaan pelat merah tidak semata-mata perlu mengejar keuntungan, tetapi juga menunjukkan keberpihakan kepada publik.

“Meskipun keuntungan perusahaan penting, namun diskon diperlukan untuk kepentingan banyak orang. Hal ini agar pelayanan BUMN di bidang transportasi dan logistik semakin meningkat,” kata Subardi.

Tarif Minimum untuk Semua Moda

Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga membuka opsi lain, yakni penerapan tarif terendah untuk seluruh moda transportasi darat, laut, dan udara yang dikelola BUMN. Skema serupa, kata dia, seharusnya juga berlaku bagi pengelola jalan tol seperti Jasa Marga. Subardi menegaskan agar tidak ada ruang bagi kenaikan harga selama masa mudik.

“Selain diskon, setidaknya ada penerapan harga minimum. Tidak boleh ada kenaikan harga,” ujarnya.

Diskon Diminta Tak Hanya Saat Puncak Arus

Subardi berharap kebijakan keringanan itu tidak berhenti pada hari-hari tertentu saja, melainkan berlaku sepanjang arus mudik dan arus balik hingga melewati puncak perjalanan. Ia menilai pemerintah perlu hadir untuk menjaga kelancaran mobilitas warga sekaligus mendukung dampak ekonomi dari tradisi mudik yang setiap tahun menggerakkan aktivitas di daerah.

“Ini merupakan bagian dari pelayanan masyarakat dan juga bentuk keberadaan negara dalam mendukung tradisi baik. Kita juga bisa melihat bahwa mudik memiliki dampak yang besar terhadap ekonomi. Berapa besar perputaran uang yang terjadi di daerah,” tutup legislator dari D.I. Yogyakarta itu.

Sejauh ini, pemerintah telah memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen. Namun, potongan tersebut hanya berlaku selama tiga hari, yakni mulai Rabu (3/4) pukul 05.00 WIB hingga Jumat (5/4) pukul 05.00 WIB.

Dalam rapat tersebut, sejumlah pimpinan BUMN hadir, di antaranya Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia, Direktur Utama Perum Damri, dan Direktur Utama PT Jasa Marga. (Ki)