Berita  

Update Terbaru! Lebih dari 1,5 Juta Kendaraan Kembali Memasuki Jakarta

JAKARTA – Arus balik menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya terus menebal setelah libur Idulfitri 1445 H. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 1.577.271 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H1 hingga H+5 Lebaran 2024, yang berlangsung pada 10-17 April 2024. Lonjakan ini membuat potensi kepadatan di sejumlah akses utama tak terhindarkan.

Arus Balik Didominasi Jalur Timur

Data kumulatif tersebut dihimpun dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa dari arah Merak, GT Ciawi dari arah Puncak, GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, serta GT Kalihurip Utama dari arah Bandung. Dari seluruh kendaraan yang kembali, kontribusi terbesar datang dari arah timur, meliputi Trans Jawa dan Bandung.

Secara rinci, kendaraan dari arah timur mencapai 864.149 unit atau 54,8 persen dari total arus balik. Sementara itu, dari arah barat melalui Merak tercatat 399.764 kendaraan atau 25,3 persen, dan dari arah selatan melalui Puncak sebanyak 313.358 kendaraan atau 19,9 persen.

Kenaikan Tajam Dibanding Lalu Lintas Normal

Jumlah kendaraan yang masuk ke Jabotabek selama periode tersebut naik 47,67 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 1.068.118 kendaraan. Meski begitu, jika dibandingkan dengan arus balik Lebaran 2023, total volume tahun ini tercatat turun tipis 0,8 persen dari 1.589.500 kendaraan.

Di jalur Trans Jawa, arus balik melalui GT Cikampek Utama mencapai 524.726 kendaraan. Angka ini melonjak 152,0 persen dari kondisi normal. Adapun dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama, tercatat 339.423 kendaraan, atau naik 42,3 persen dari lalu lintas normal.

Rincian Tiga Arah Utama Arus Balik

Jika digabung, dua gerbang tol di jalur timur tersebut menyumbang total 864.149 kendaraan, dengan kenaikan 93,4 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, dari arah Merak lewat GT Cikupa, Jasa Marga mencatat 399.764 kendaraan, naik 11,1 persen dari kondisi biasa.

Adapun dari selatan, arus balik melalui GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi berjumlah 313.358 kendaraan. Volume ini menunjukkan peningkatan 19,9 persen dibandingkan lalu lintas normal. Dengan komposisi seperti ini, jalur timur masih menjadi penopang utama arus balik menuju Jakarta, disusul barat dan selatan yang juga ikut padat pada periode pascalebaran tersebut.