Jakarta – Pertemuan di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis, 18 April, menjadi sorotan bukan hanya karena agenda diplomatik yang dibahas, tetapi juga karena pesan politik yang mengiringinya. Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, menerima langsung kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, dalam suasana yang hangat dan penuh simbol kerja sama strategis.
Pertemuan di Kemhan dan agenda yang dibawa
Wang Yi datang bersama delegasinya dan tiba sekitar pukul 10.58 WIB. Prabowo menunggu di depan gedung Kemhan untuk menyambut rombongan itu. Setelah berjabat tangan, keduanya langsung masuk ke dalam gedung untuk melanjutkan pertemuan tertutup.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungannya ke Tiongkok beberapa minggu sebelumnya. “Ini adalah suatu kehormatan besar bagiku hari ini menerima kedatangannya. Terima kasih atas sambutan hangatnya; saya sangat baik diterima di Beijing beberapa minggu yang lalu,” kata Prabowo.
Pertemuan tersebut berlangsung secara privat dan berfokus pada kerja sama pertahanan. Sejumlah isu dibahas, mulai dari pendidikan militer, pelatihan bersama, hingga peluang di sektor industri pertahanan. Hubungan kedua negara di bidang ini memang bukan hal baru, melainkan sudah terjalin sejak lama dan terus berlanjut hingga sekarang.
Hubungan pertahanan yang sudah lama terbangun
Indonesia dan Tiongkok dikenal memiliki hubungan bilateral yang luas, termasuk di sektor pertahanan. Kerja sama pendidikan dan pelatihan antara kedua negara telah berjalan sejak era 1970-an. Hingga kini, pola itu masih dipertahankan melalui pertukaran personel dan program pendidikan militer.
Sejumlah personel pertahanan Indonesia saat ini disebut tengah menempuh pendidikan di Tiongkok. Di sisi lain, beberapa prajurit dari negara Tirai Bambu juga mengikuti pendidikan militer di Indonesia. Pola ini menunjukkan bahwa relasi kedua negara tidak hanya berhenti pada pertemuan tingkat tinggi, tetapi juga menyentuh pembinaan sumber daya manusia pertahanan.
Ucapan selamat untuk Prabowo
Dalam pertemuan itu, Wang Yi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo atas kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024. Ia menyinggung pencapaian Prabowo sebagai presiden terpilih dengan perolehan suara tertinggi dalam sejarah pemilihan Indonesia.
“Sekali lagi, izinkan saya untuk mengucapkan selamat kepada Yang Mulia, yang terpilih sebagai presiden Republik Indonesia dengan jumlah suara tertinggi dalam sejarah pemilihan Indonesia,” ujar Wang Yi.
Ia menambahkan keyakinannya bahwa Indonesia akan terus bergerak maju di bawah kepemimpinan Prabowo, meski pembangunan bangsa besar bukanlah tugas ringan. Wang Yi menilai kepemimpinan baru Indonesia akan membawa arah yang lebih cerah bagi pembangunan dan kebangkitan nasional.
Prabowo sebelumnya memang sudah lebih dulu bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi Tiongkok saat kunjungan resmi ke Beijing pada awal April 2024, termasuk Presiden Xi Jinping, Perdana Menteri Li Qiang, dan Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun. Rangkaian pertemuan itu memperlihatkan bahwa komunikasi Jakarta-Beijing tengah dijaga dalam jalur yang rapat, terutama menjelang transisi kepemimpinan di Indonesia.
Source link


